Ratusan Anak Ikuti Sunatan Massal Yang Di Gelar Pemkot Padang Bersama Indo Jalito Peduli (IJP) Di Balai Bagindo Aziz Chan Youth Center
Buser Bhayangkara74
Padang,
Senyum dan keceriaan ratusan anak mewarnai Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kota Padang, Sabtu (12/9/2026). Sekitar 400 anak dari berbagai wilayah di Kota Padang mengikuti sunatan massal gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkolaborasi dengan Indo Jalito Peduli (IJP).
Kegiatan sosial tersebut bukan sekadar memberikan layanan kesehatan secara cuma-cuma. Di balik pelaksanaan sunatan massal itu, terselip pesan tentang kepedulian, gotong royong, serta kuatnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat perantauan Minangkabau dalam membantu warga.
Sejak kegiatan dimulai, suasana di lokasi tampak dipenuhi peserta dan keluarga yang mendampingi. Anak-anak yang menjadi peserta mendapatkan pelayanan sunat dari tenaga kesehatan yang disiapkan panitia, sekaligus berbagai bentuk bantuan pendukung.
Tidak berhenti pada layanan sunat gratis, masing-masing peserta juga mendapatkan uang tunai, makanan, obat-obatan, sarung, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Bantuan tersebut membuat kegiatan semakin bermakna. Sebab, bagi sebagian keluarga, sunatan bukan hanya persoalan pelayanan kesehatan, tetapi juga menyangkut kebutuhan perlengkapan dan biaya yang harus dipersiapkan.
Melalui kegiatan ini, Pemko Padang dan IJP berupaya memastikan anak-anak tetap mendapatkan layanan kesehatan sekaligus dukungan sosial tanpa membebani keluarga.
Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada Indo Jalito Peduli yang dinilainya konsisten menghadirkan berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.
Menurut Fadly, kehadiran organisasi sosial seperti IJP menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah.
Pemerintah membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, serta para perantau yang tetap memiliki perhatian terhadap kampung halaman.
“Terima kasih kepada Indo Jalito Peduli atas kegiatan-kegiatan bakti sosialnya, khususnya sunatan massal tahun ini di Kota Padang. Kami berharap Indo Jalito Peduli terus eksis dan menghadirkan kegiatan sosial lainnya di Kota Padang dan Sumatera Barat,” ujar Fadly.
Ia menegaskan, sinergi dan kolaborasi merupakan salah satu kunci dalam membangun daerah. Pemerintah, kata dia, tidak mungkin bekerja sendirian untuk menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci membangun daerah karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita bersyukur para perantau terus hadir dan berkontribusi, baik saat daerah membutuhkan dukungan maupun ketika menghadapi bencana,” tuturnya.
Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya peran masyarakat perantauan dalam mendukung pembangunan dan kegiatan sosial di Sumatera Barat.
Bagi Pemko Padang, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Justru, kerja sama semacam itu perlu diperluas sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak warga.
Apresiasi untuk Tenaga Kesehatan dan Seluruh Pendukung
Fadly juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan sunatan massal tersebut.
Mulai dari panitia pelaksana, jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Kota Padang, organisasi perangkat daerah terkait, tenaga kesehatan, hingga pihak-pihak lain yang ikut memastikan kegiatan berjalan dengan baik.
Kehadiran tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena layanan sunat tidak hanya membutuhkan pelaksanaan teknis, tetapi juga memastikan aspek keamanan dan kesehatan peserta tetap menjadi perhatian.
Pemko Padang berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan berbagai organisasi masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
RF – Padang
