Pangdam III/Siliwangi Lantik 1.452 Prada Baru di Pangalengan, Tekankan Sapta Marga

IMG-20260909-WA0002

Buser Bhayangkara 74||

KAB, BANDUNG – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan, dan Penyumpahan Prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026.

Upacara berlangsung di Lapangan Sapta Marga Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kampung Cikole, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu 9 September 2026.

Sebanyak 1.452 prajurit resmi dilantik menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Prajurit Dua (Prada), setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan latihan dasar keprajuritan. Prosesi dilanjutkan dengan pengambilan Sumpah Prajurit sebagai wujud komitmen pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, dan negara.

Dalam amanatnya, Pangdam III/Siliwangi mengucapkan selamat dan rasa bangga kepada seluruh mantan siswa Dikmata Infanteri dan Dikmata Kesehatan TNI AD Gelombang II TA 2026 yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Pelantikan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam melaksanakan pengabdian sebagai prajurit TNI AD,” tegas Mayjen Kosasih.

Pangdam menekankan bahwa Sumpah Prajurit yang telah diucapkan bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan janji suci yang harus dipegang teguh dalam setiap pelaksanaan tugas. Para prajurit diminta mengedepankan keikhlasan, loyalitas, tanggung jawab, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945.

Selama pendidikan di Rindam III/Siliwangi, para prajurit telah dibekali kemampuan dasar keprajuritan, disiplin, jiwa korsa, loyalitas, dan integritas. Bekal tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.

Pangdam juga mengingatkan para prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan melalui kemauan belajar dan beradaptasi, sehingga mampu menjadi prajurit yang profesional, tangguh, dan adaptif.

“Jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian. Jagalah kehormatan diri, keluarga, satuan, dan institusi TNI AD serta hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak nama baik dan masa depan,” pesan Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para orang tua serta keluarga prajurit atas doa dan dukungan selama proses pendidikan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Danrindam III/Siliwangi beserta seluruh pembina, Gumil, pelatih, dan unsur pendukung.

Pangdam meminta penyelenggaraan pendidikan terus dievaluasi dan disempurnakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikannya dengan tuntutan tugas TNI AD.

Upacara yang berlangsung pukul 08.00 – 09.00 WIB ini dihadiri Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI Robertson Ismail, Danrindam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin, Ketua Persit KCK Daerah III/Siliwangi Ny. Riri Kosasih, para Asisten Kodam, Kabalak jajaran, Danrem 062/TN Kolonel Inf Dadi Sutandi, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, serta unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan perusahaan di wilayah Pangalengan. (Ponk)

Sumber : Pendam III/Siliwangi