Ketua PKK Air Kepala Tujuh Jadikan Pengelolaan Sampah Plastik Sebagai Sumber Ekonomi Masyarakat

IMG-20250423-WA0096

Buser Bhayangkara74

 

Ibu Ketua PKK Air Kepala Tujuh Menjadikan itu sebagai sumber ekonomi memiliki inovasi yaitu Lola Antik yaitu pengelolaan sampah plastik dan kami bekerja sama dengan kelompok masyarakat yang juga salah satunya pegawai satgas smele kami untuk dapat mengelola sampah – sampah plastik atau sampah – plastik atau sampah – sampah yang sebenarnya,” masih bisa didaur ulang untuk bisa digunakan bisa bernilai ekonomi.

Dan sebagai sumber cuannya nah jadi plastik – plastik ini nanti akan di buat contohnya seperti ecobik ada paving blok yang terbuat dari plastik dan juga yang daur ulang lainnya, ada yang dibuat menjadi pot bunga asbak roko dan lain lain.

” Sebagainya ini salah satu contohnya ibu untuk Pokja 4 nah ini hampir sama seperti layak nya. kegiatan – kegiatan kami kami melaksanakan posting posnyandu keliling kenapa sih melaksanakan konseling karena saat posyandu tiba itu cuman sebelum satu kali terkadang ada anak – anak yang sedang sakit atau orang tuanya yang tidak bisa datang menemani anaknya jadi mereka tidak bisa mendapatkan,

” Layanan pengukuran tinggi badan berat badan dan lain sebagainya sehingga kami melaksanakan posyandu keliling yang memang hanya, pengukuran tinggi badan berat badan lingkar kepala lingkar perut dan yang menjual gitu ya kira – kira kalau untuk imunisasi tetap diarahkan ke Puskesmas nah ini juga bergerak sudah mulai kita ada Covid 19 kemaren nah karena untuk tidak bertemu secara massal jadi kami juga melaksanakan prosudur ini kira – kira ibu – ibu itu tadi gambaran.

Terkait Inovasi – inovasi kami yang ada di kelurahan Air Kepala Tujuh mohon izin saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal- hal yang kurang berkenan dalam penyampaian saya dan juga adalah hari rabu ya jadi kami mensosialisasikan program pemerintah terkait rambut tanpa BT tanpa beras dan terigub) jadi eee ala kadarnya ya bapak ibu kami eee rabutan perbete ini tanpa beras dan terigu jadi bukannya kami tidak,”

Mampu Bapak ibu cuman memang kami mensosialisasikan program pemerintah seperti itu kira – kira dan kebetulan memang setiap lomba diarti kelas 7 D asli Rabu Terus gitu dan kenyataannya ya ibu – ibu kader kami setelah leberan jadi lebar gitu kan jadi lebar jadi jadi kami lihat berjemaah mungkin sebelum saya tutup saya akhiri dengan pantun. jelasnya.

YNT –  BBL