Ketua DPRD Padang Muharlion Tampung Aspirasi Warga Graha Bungo Mas, Prioritaskan Pembangunan Jalan Utama

unnamed1

Buser Bhayangkara74

 

Padang Sumbar

Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion S.Pd, MM, turun langsung menyerap aspirasi warga Komplek Graha Bungo Mas RT 05 RW 01, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah dalam agenda Reses I Tahun 2026, Sabtu 5 September 2026

Dalam kunjungan itu Muharlion didampingi warga meninjau kondisi lapangan yang sudah dihuni lebih dari 300 KK.

“Memang kemarin kita tampung aspirasi dari masyarakat. Di sini sudah ada lebih dari 300 KK, berarti lebih kurang 300 lebih rumah yang dihuni hari ini,” kata Muharlion di lokasi.

Aspirasi utama warga adalah pembangunan infrastruktur jalan. Muharlion menyebut sebagian pembangunan jalan sudah direalisasikan pada 2026.

“Untuk jalan utama ini di 2027 kita bisa selesaikan secara bertahap. Hari ini kita lihat langsung di lapangan kondisinya memang sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Selain jalan utama, warga juga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan di dalam komplek.

Muharlion juga mencatat kebutuhan fasilitas sosial. Warga mengeluhkan belum adanya posyandu dan gedung untuk kegiatan warga.

“Di sini posyandunya belum ada. Padahal rata-rata usia pasangan produktif, balitanya banyak. Sementara ada 300 KK di sini, posyandu masih keluar,” ucapnya.

“Harapan mereka punya posyandu di sini, termasuk gedung posyandu. Tempat fasilitas untuk berkumpul, pos pemuda atau balai warga ini juga belum ada. Itu aspirasi mereka,” tambah Muharlion.

Persoalan lain yang dikeluhkan warga adalah banjir. Setiap hujan lebat, wilayah Bungo Pasang dan Sungai Tarung kerap terendam.

“Maka memang pengendalian banjir secara keseluruhan harus ada alirannya sampai ke Linggar Jati. Ini kan bukan sepenuhnya tanggung jawab kota. Nanti kita coba diskusikan dengan Balai Sungai untuk carikan solusi,” jelas Muharlion.

Ia berharap ada dukungan semua pihak dan ketersediaan lahan agar penanganan banjir bisa segera berjalan.

“Ya, cuma mungkin mudah-mudahan nanti dukungan dari semua pihak, lahan juga tersedia dan bisa dikonsolidasi sehingga progresnya berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Ketua RT setempat mengapresiasi kepedulian Ketua DPRD Padang. Ia berharap pembangunan jalan utama sepanjang sekitar 100 meter bisa tuntas tahun depan.

“Harapan kami ibaratnya beliau sudah mengasih permulaan kami, jalan utama itu sekitar seratusan meter, dan harapannya mungkin dapat diselesaikan di tahun depan setidaknya. Jalan utama kami ini dapat kami lalui tanpa ada kendala, karena banyak kerusakan motor dan mobil di sini,” ujarnya.

Wakil Ketua Mastilizal Aye Serap Aspirasi Insan Sepakbola Kota Padang

Sementara itu Wakil Ketua DRPD Kota Padang Mastilizal Aye Menjemput Aspirasi Insan Sepakbola di Kota Padang, Bagi aye Sepakbola harus bangkit. Bukan hanya mengejar kemenangan di atas lapangan, tetapi membangun pembinaan yang kuat agar lahir generasi pesepak bola yang mampu mengharumkan nama Kota Padang.

Semangat itu mengemuka dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026/2027 Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, yang secara khusus menjemput aspirasi insan sepak bola, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB), atlet, pelatih hingga official se-Kota Padang.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Palanta Wali Kota Padang, Jalan A Yani, Sabtu (5/9/2026), tersebut menjadi ruang bertemunya para pelaku sepak bola dengan wakil rakyat untuk membicarakan berbagai persoalan sekaligus mencari jalan keluar bagi kemajuan sepak bola di Kota Padang.

Mastilizal Aye dari Partai Gerindra ini menegaskan, reses tidak hanya menjadi agenda formal bertemu masyarakat, tetapi momentum untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi para pelaku olahraga, khususnya pecinta sepak bola.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter sekaligus menjadi salah satu sarana efektif untuk mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang positif.

“Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada pembinaan karakter, disiplin, kerja sama dan semangat pantang menyerah. Ini juga menjadi salah satu cara kita mengatasi kenakalan remaja,” tegas Aye.

Ia menilai, potensi pesepak bola muda di Kota Padang sangat besar. Karena itu, potensi tersebut harus dirawat melalui pembinaan yang berkelanjutan, dukungan terhadap SSB, peningkatan kualitas pelatih serta perhatian terhadap atlet-atlet muda.

“Kita ingin sepak bola Padang kembali berjaya. Untuk itu, semua harus duduk bersama. SSB, atlet, pelatih, official dan pemerintah harus memiliki tekad yang sama. Kalau kita bersatu, insyaallah prestasi akan mengikuti,” ujarnya.

Aye juga menekankan pentingnya menjadikan pembinaan usia dini sebagai fondasi utama. Menurutnya, prestasi tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus dimulai dari lapangan-lapangan tempat anak-anak berlatih sejak usia dini.

Reses tersebut dihadiri para pengelola SSB, atlet, pelatih dan official sepak bola se-Kota Padang. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa geliat sepak bola di Kota Padang masih sangat kuat dan membutuhkan ruang pembinaan yang lebih serius serta berkesinambungan.

RF – Sumbar